DPRD Ogan Ilir Gelar Paripurna Istimewa, Komit Kawal Program Presiden untuk Rakyat Desa

Indralaya,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Jumat 15 Agustus 2025.

Agenda ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ogana Ilir , Edwin Cahya Putra, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting daerah. Turut hadir Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, Wakil Bupati H Ardani, Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, Kajari Ogan Ilir H Musa SH MH, serta perwakilan dari Dandim OI/OKI.
Hadir pula Sekda Ogan Ilir H Muhsin Abdullah, Wakil Ketua DPRD Ahmad Syafei, para asisten setda Pemkab Ogan Ilir, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD, serta tamu undangan lainnya.

Ketua DPRD Ogan Ilir , Edwin Cahya Putra, menegaskan bahwa momentum pidato kenegaraan bukan hanya sekadar seremoni tahunan, melainkan pedoman kerja nyata bagi pemerintah daerah.

“Pidato kenegaraan ini merupakan refleksi bersama sekaligus motivasi bagi kami di daerah untuk bekerja lebih baik demi kesejahteraan masyarakat Ogan Ilir,” ujar Edwin.

Menurutnya, arah kebijakan dan program Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam pidato kenegaraan sangat jelas berpihak pada masyarakat kecil.

Fokus pembangunan, kata Edwin, diarahkan ke desa-desa, termasuk melalui penguatan koperasi, program makan bergizi gratis, hingga perlindungan petani.

“Kalau kita cermati, program Presiden itu betul-betul bagaimana ekonomi dapat dinikmati oleh masyarakat kecil, bukan hanya konglomerat atau pengusaha besar. Salah satunya adalah pengendalian harga gabah dan penguatan peran Bulog untuk menyerap hasil panen petani,” katanya.

Edwin juga menyoroti kebijakan terkait mafia pertanian yang kerap merugikan petani kecil.

Ia menegaskan, DPRD Ogan Ilir  siap mengawal penuh implementasi kebijakan tersebut di lapangan.

“Kami berharap tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaan program ini di daerah. Ini menyangkut hajat hidup petani, dan kita semua harus menjaga agar tujuan Presiden benar-benar tercapai,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar menyampaikan bahwa pidato Presiden Prabowo mencakup banyak aspek penting kehidupan masyarakat, mulai dari pertanian, kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi desa.
Menurut Panca, kunci keberhasilan seluruh program nasional ada pada sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga perangkat desa. “Kami di daerah ini adalah ujung tombak. Jadi harus benar-benar menjalankan apa yang diinstruksikan Presiden dengan serius. Kalau semua pihak bekerja searah dengan cita-cita Presiden, saya yakin Ogan Ilir bisa menjadi contoh daerah yang berhasil mengimplementasikan program nasional,” jelasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program makan bergizi gratis bagi masyarakat serta swasembada pangan yang ditargetkan melalui penguatan koperasi merah putih. “Kami siap mendukung penuh agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat Ogan Ilir, terutama di desa-desa,” imbuhnya.

Rapar Paripurna  ini tidak hanya menjadi wadah untuk menyimak arah kebijakan nasional, tetapi juga momentum refleksi HUT ke-80 RI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *