Indralaya,- Musim kemarau yang terus melanda menyebabkan pasokan air bersih berkurang dan sangat dibutuhkan warga.
Sebanyak 7.500 liter air bersih disalurkan bagi warga Desa Teluk Kecapi, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, Kamis (3/9). Penyaluran tersebut diinisasi oleh kepala desa setempat, Rohiman.
“Kami menyediakan 7.500 liter air bersih untuk kebutuhan minum dan mandi cuci kakus. Dengan menggunakan mobil tangki, air disalurkan ke tempat penampungan yang disediakan warga. Penyaluran air bersih tahap kedua di Dusun I Desa Teluk Kecapi. Ini untuk warga yang kesulitan air selama musim kemarau,” kata Rohiman kepada wartawan.
Lanjut Rohiman, kekeringan air di Desa Teluk Kecapi sudah sangat parah, terutama dua bulan terakhir.
“Sekarang sumber air baik itu di rawa, anak sungai hingga sumur, semuanya kering. Paling tidak ini dapat memenuhi kebutuhan air selama beberapa hari ke depan,” ujar Rohiman.
Ia menambahkan, penyaluran air bersih untuk warga Teluk Kecapi merupakan untuk kedua kalinya. Rencananya, penyaluran air bersih akan terus dilanjutkan di seluruh dusun di Desa Teluk Kecapi.
Rohiman mengaku menggunakan dana pribadi untuk setiap penyaluran air bersih.
“Ini kebutuhan mendasar yang harus terpenuhi. Nanti kita distribusikan lagi air ke dusun-dusun lainnya,” ucap Rohiman yang juga didampingi Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Desa Teluk Kecapi.
Dina, bersama warga lainnya terlihat menyambut antusias penyaluran air bersih ini.
Menuurt Dina, untuk mendapatkan air bersih, warga harus mengendapkan air rawa selama tiga hari. Setelah diendapkan, warga membuang kotoran di dasar wadah air.
“Kotoran terpisah, air baru bisa dimanfaatkan untuk mandi dan masak. Dengan penyaluran air bersih ini sangat membantu kami. Terima kasih Pak Kades,” singkatnya. (***).













