Indralaya,- Menindaklanjuti perintah Kapolda Sumatera Selatan, jajaran Polres Ogan Ilir melaksanakan pemeriksaan tes urine secara mendadak terhadap Pejabat Utama (PJU) dan personel, tes tersebut dilakukan Senin (23/2/2026) siang.
Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen nyata institusi kepolisian dalam memastikan seluruh anggotanya bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Pemeriksaan dilaksanakan di Aula Panaluan II Mapolres Ogan Ilir dan dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo.
Tes urine tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi dari Polda Sumatera Selatan guna memperketat pengawasan internal di lingkungan kepolisian.
Sebanyak 38 personel yang terdiri dari para Pejabat Utama (PJU) mengikuti pemeriksaan tersebut.
Proses tes urine dilaksanakan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) secara transparan dan sesuai prosedur yang berlaku.
“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim Propam, seluruh peserta dinyatakan negatif.
Tidak ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkotika maupun zat terlarang lainnya di kalangan personel yang menjalani pemeriksaan,” kata Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo. Selasa, 24 Februari 2026.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika, baik sebagai pemakai, pengguna, pengedar, maupun bandar.
Kapolres menekankan bahwa komitmen pemberantasan narkoba juga harus dimulai dari internal institusi.
“Apabila ditemukan adanya indikasi keterlibatan anggota dengan narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar, saya tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku di tubuh Polri, mulai dari tindakan disiplin, sidang kode etik, hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),” tegasnya.
Selain itu, Kasi Propam Polres Ogan Ilir AKP Manurung menyampaikan bahwa pengawasan dan pengendalian terhadap seluruh personel akan terus ditingkatkan. “Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga disiplin, moralitas, serta profesionalisme anggota dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,”katanya.(***)
(***













